#TiapSaatUpdate, JAWAPOS.com - Perdana Menteri India, Nahrendra Modi, menetapkan status lockdown yang membuat 1,3 miiliar penduduknya "terkunci" selama 21 hari. India memulai penutupan pada Rabu, 25 Maret 2020. Modi mengumumkan dalam pidatonya dan memperingatkan warga untuk tetap berada di rumah dalam 21 hari.

Kebijakan itu dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19 semakin luas. Modi juga menjanjikan USD 2 miliar untuk meningkatkan kesehatan penduduk negara itu.

"Untuk menyelamatkan India dan setiap orang India, akan ada larangan total untuk bepergian," kata Modi pada Selasa, 25 Maret 2020 seperti dilansir AP.

Status lockdown 21 hari akan menjadi pukulan besar bagi perekonomian India. Langkah itu membuat hampir seperlim populasi dunia dikunci. Pengumuman itu memicu kepanikan di banyak wilayah ketika orang bergegas ke pasar untuk menyimpang persediaan makanan. Di banyak tempat, polisi mencoba membubarkan kerumunan di luar toko.

Pejabat kesehatan India telah melaporkan 562 kasus aktif COVID-19 dan 10 kematian. Penularan secara lokal tidak dapat dihindari. Dalam beberapa hari terakhir, India secara bertahap memperluas perintah tinggal di rumah, melarang penerbangan internasional dan domestik, dan menangguhkan layanan penumpang pada sistem kereta api yang luas hingga 31 Maret 2020.

"Semua langkah telah diambil oleh pemerintah pusat dan negara bagian untuk memastikan pasokan barang-barang tetap aman," kata Modi.

Kementerian Dalam Negeri India mengatakan layanan paling termasuk toko kelantong, bank, ATM, dan pompa bensin akan tetap buka. Dan tidak lebih dari 20 orang yang diizinkan menghadiri pemakaman. Padahal ada sekitar 300 juta orang India yang masih hidup di bawah garis kemiskinan.

Menteri Keuangan India Nirmala Sitharaman mengatakan paket bantuan komprehensif akan segera diumumkan.
"Anda harus ingat bahwa Anda akan mengundang pandemi serius Coronavirus ke rumah Anda jika Anda melangkah keluar," kata Modi.

Ahli virologi India, Dr. T. Jacob John mengatakan sebelum penutupan diumumkan pada Selasa, India dipaksa untuk mengambil langkah-langkah penahanan ekstrem setelah gagal mengurangi kasus positif. Maka lockdown kemudian diputuskan selama 21 hari ke depan.

DEPOSIT PAKE PULSA | DEPOSIT VIA PULSA | DEPOSIT VIA OVO | DEPOSIT VIA GOPAY | DEPOSIT VIA DANA | DEPOSIT VIA TELKOMSEL | DEPOSIT VIA XL | DEPOSIT VIA AXIS | VIRUS CORONA | VIRUS KORONA | CORONAVIRUS | CORONA VIRUS DESEASE 2019 | COVID-19