#TiapSaatUpdate, Jakarta - Belajar dari kasus remaja perempuan yang viral dikarnakan telah membunuh seorang bocah perempuan alias tetangganya sendiri berumur 6 tahun di Taman Sari, Jakarta Pusat. Para orangtua dan lingkungan sekitar perlu agar lebih lagi memperhatikan kondisi anak-anaknya. Lingkungan yang penuh cinta kasih mampu memberikan perlindungan terhadap anak.
Dalam hal ini, menjauhkan anak dari potensi gangguan jiwa dan perilaku menyimpang atau tindakan kriminal, seperti kasus ini pada hari Kamis, 5 Maret 2020. Kecenderungan anak yang mengarah pada menghilangkan nyawa orang lain atau psikopatrik dapat ditekan.
Menurut psikolog anak Seto Mulyadi, faktor lingkungan dapat mempengaruhi pembentukan sikap dan perilaku anak. Jika lingkungan tidak kondusif, perilaku menyimpang dapat tercipta.
"Unsur ini akan muncul secara nyata, jika lingkungan tidak memungkinkan. Ibaratnya menciptakan tangan yang gersang untuk bunga yang sangat berbahaya," terang Seto, ditulis Senin, 9 Maret 2020.
"Oleh karena itu, ciptakanlah lingkungan yang penuh kasih sayang, perhatian, dan peduli terhadap anak,"
Seksi perlindungan anak
Upaya yang memberikan perlindungan juga di lingkup lingkungan tempat tinggal. Seksi perlindungan anak dapat dibentuk pada masing-masing RT.
"Ada gagasan kami dari Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) untuk melibatkan warga bersama-sama melindungi lingkungan tempat tinggal. Semua warga peduli pada anak dan memberikan perlindungan terhadap anak," kak Seto melanjutkan.
"Setiap RT dilengkapi dan ditambah lagi satu seksi, yaitu seksi perlindungan anak tingkat RT,"
Seksi tersebut sudah diterapkan di beberapa tempat lainnya, Tangerang Selatan yang pertama kali mendapatkan rekor MURI sebagai kota pertama yang RT-nya sudah dilengkapi dengan seksi perlindungan anak.
"Menyusul Kabupaten Banyuwangi, Kota Bekasi, lalu Kabupaten Bengkulu Utara. Kemudian seksi ini dapat dibentuk lebih luas lagi ke daerah lain sehingga warga bukan hanya seperti pemadam kebakaran yang baru ada kejadian terus ramai. Tapi seksi ini sebagai upaya preventif," ujar kak Seto selaku ketua LPAI.
"Kita saling mengingatkan, 'Ibu dan Bapak sekalian' (ada) anak sendirian, tidak peduli, kurang perhatian, dan sebagainya," tambahnya.
CHUCKY | THE SLENDER MAN | FILM HOROR | AKSI PEMBUNUHAN SEORANG BOCAH DI SAWAH BESAR | JAKARTA PUSAT | DKI JAKARTA | YUSRI YUNUS


0 Komentar