#TiapSaatUpdate, TAGAR.ID- Kondisi dua pasien positif virus corona (Covid-19) di Kabupaten
Cirebon, Jawa Barat, semakin membaik. Kedua pasien yang berusia 29 tahun
dan 33 tahun itu saat ini masih dirawat di salah satu rumah sakit
rujukan di Cirebon.
Juru bicara Gugus Tugas Penanggulangan
Covid-19 Kabupaten Cirebon, Nanang Ruhyana, mengatakan, kondisi keduanya
sudah tidak batuk, demam dan sesak nafas lagi. "Keduanya ada yang sudah
dirawat 22 hari, ada yang 10 hari dan kondisi keduanya semakin
membaik,"kata Nanang ketika dihubungi Tagar, Selasa, 30 Maret 2020.
Kedua pasien itu, merupakan imported case
di mana penularannya bukan terjadi di kabupaten Cirebon. Mereka datang
daerah episentrum Covid-19. "Mereka ini bekerja di luar Cirebon, dari
daerah epicentrum Covid-19," kata Nanang.
Sedangkan total jumlah
Pasien Dalam Pemantauan (PDP) di Kabupaten Cirebon, sampai hari ini,
lanjut Nanang, 28 orang, 21 masih dalam pengawasan sedangkan tujuh telah
selesai diawasi. "Yang 21 orang PDP masih dirawat di beberapa rumah
sakit seperti di RSD Gunung Jati, RSUD Waled, RSUD Arjawinangun dan RS
Sidawangi dan RS Medimas," tutur Nanang.
Sama seperti pasien
positif, PDP di Kabupaten Cirebon semuanya merupakan warga Cirebon yang
selama ini bekerja di luar Kabupaten Cirebon. Empat diantaranya
merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI). "Yang PDP ini juga imported
case yang datang dari daerah epicentrum Covid-19. Kabupaten Cirebon
belum ada local transmission," kata Nanang.
Guna meminimalisir
penyebaran Covid-19, Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon telah melakukan
beberapa langkah-langkah seperti setiap puskesmas yang ada di Kabupaten
Cirebon telah melakukan surveilans epidemiologi terhadap ODP dan kluster
dari PDP.
Saat ini, lanjut Nanang, sudah ada 1003 pemudik dari
Jabodetabek yang tiba di Kabupaten Cirebon. Dinas Kesehatan Kabupaten
Cirebon meminta kepada puskesmas-puskesmas yang ada untuk mendata para
pemudik yang baru tiba dari Jakarta dan sekitarnya.
"Petugas (dari
Dinas Kesehatan dan puskesmas) telah memberikan imbauan jika ada
diantara pemudik ini yang sakit, demam, batuk segera lapor ke puskesmas
terdekat," lanjut Nanang.
0 Komentar