Ada Lima Jenis Oli pada Kendaraan, Anda Wajib Pahami Fungsinya
#TiapSaatUpdate, LIPUTAN6.COM- Merupakan salah satu komponen yang sangat penting bagi kendaraan,
fungsi utama oli ialah melumasi mesin. Tanpa adanya komponen ini, mesin
akan cepat panas dan mengalami kerusakan.
Selain itu, menjaga
kualitas oli tetap baik perlu dilakukan dengan melakukan pergantian
dalam kurun waktu yang telah ditentukan. Tak hanya satu jenis, terdapat
sedikitnya lima jenis oli yang memiliki tugas berbeda pada sebuah mobil.
Agar tidak salah mengganti oli, ada baiknya pemilik kendaraan memahami jenis-jenis oli, seperti dilansir Garda Oto.
1.Oli Mesin Digunakan
sebagai pelumas, oli mesin juga berfungsi mengurangi gesekan dan
mendinginkan mesin. Terbagi menjadi beberapa jenis, oli mineral berasal
dari perut bumi dan memiliki harga lebih terjangkau. Hal ini membuat oli
jenis ini banyak digunakan untuk mesin diesel. Meski berbahan alami, oli semi sintetis telah dicampur dengan bahan additive dan viscosity index. Oli jenis ini cocok digunakan pada mesin sedang seperti mobil penumpang.
Oli
sintetis dibuat dari bahan buatan. Karena itu, karakter dan kualitas
oli bisa diatur sesuai keinginan. Sayangnya oli sintetis memiliki harga
yang mahal dan banyak digunakan untuk mobil modern.
Agar tetap dalam kondisi baik, jangan lupa mengganti oli mesin ketika mencapai jarak 5.000 hingga 10.000 kilometer.
2. Oli Transmisi Berada
pada sistem transmisi, oli ini membuat proses pergantian gigi
berlangsung lebih mudah.Pada transmisi manual bahan yang digunakan
adalah bahan alami dengan kekentalan di atas SAE 40.
Sementara
Automatic Transmission Fluid (ATF) adalah jenis oli yang digunakan oleh
mobil matik. Oli transmisi pada mobil manual sebaiknya diganti saat
jarak 10.000 kilometer dan mobil matik mencapai 20.000 kilo meter. 3. Oli Gardan Agar
hubungan transmisi ke gardan lebih lancar, pemilik kendaraan juga perlu
memperhatikan oli jenis ini. Ketika terjadi dengung saat mobil
dikendarai, artinya pemilik perlu mengganti oli gardan. Agar tetap
terjaga, Anda bisa mengganti oli gardan pada kilometer 10.000 kilometer.
4. Oli Rem Biasa
disebut minyak rem, tugas oli ini ialah mamastikan tenaga tekan pada
pedal ke kaliper rem berfungsi dengan baik. Minyak rem terbuat dari
bahan sintetis dengan tingkat kekentalan rendah.
Penggantian minyak dilakukan bila waran sudah mengalami perubahan, atau mobil sudah menempuh jarak 30.000 kilometer.
5. Oli Power Steering Kemudahan
mengendalikan kemudi didapat karena adanya oli power steering. Berwarna
normal oranye atau merah muda, pemilik wajib mengganti oli saat warna
berubah menjadi hitam atau cokelat.
0 Komentar