Apa yang Akan Terjadi Apabila Jakarta Dilockdown karena Virus Corona?
#TiapSaatUpdate, LINETODAY- Artikel ini merupakan kerja sama LINE TODAY x Quora untuk
memberikan ruang diskusi yang bermanfaat. Kami juga mengajak pembaca
untuk memberikan pendapat di kolom komentar.
Apa yang Akan Terjadi Apabila Jakarta Dilockdown karena Virus Corona?
Dijawab di Quora Indonesia oleh Rikha Puspita Perekonomian
otomatis lumpuh, dan mampukah negara menanggung biaya hidup warganya. Ya orang kalangan atas mah mungkin santai2 aja, nah gimana nasib
kalangan menengah ke bawah…. kacau sih. indonesia kan kenyataanya bukan
negara maju, ya memang mungkin secara ilmu kesehatan sangat bagus sekali
apabila dilakukan lockdown, tapi kan pemerintah juga harus
mempertimbangkan hal-hal yang lain juga yang tak kalah pentingnya, masih
banyak orang yang tanpa ada virus corona pun hidupnya menderita. Masih
banyak orang susah di negeri ini, jadi mungkin pemerintah harus bijak
dalam menentukan keputusan lockdown ini.
Jawaban lainnya:
Dijawab di Quora Indonesia oleh Nanda.
Kalau
Jakarta di-lockdown, yang jelas kita gak boleh ke luar Jakarta dan yang
dari luar gak boleh masuk ke dalam. Akses kita dibatasi, kegiatan di
tempat umum dibatasi, pergerakan pun juga begitu.
Tapi, taman
dekat rumah masih dibuka asalkan para pengunjungnya bisa menjaga jarak
dengan orang lain min 1 meter. Kafe-kafe dan tempat makan mungkin juga
masih buka, tapi hanya berlaku dibungkus. Seperti yang terjadi di Italy
dan lain-lain.
Kegiatan sekolah dan bekerja dilakukan dari rumah.
Sebab transportasi dibatasi. Misalnya ada pemberlakukan jam operasi, dan
sebagainya.
Pasar dan pertokoan semuanya hampir tutup. Kecuali yang menjual sembako, obat-obatan, dan makanan serta sayuran.
Bahkan
di bbeberapa negara seperti di Wuhan, ada larangan yang berlaku hanya
satu orang dalam satu keluarga yang boleh keluar rumah. Itupun aksesnya
dibatasi hanya per dua hari saja.
Jawaban lainnya:
Dijawab di Quora Indonesia oleh Sahal Albab.
Belum
bisa bayangin. Soalnya semua distribusi barang kebutuhan rakyat itu
pusat kantornya ada di Jakarta. ketika kantor itu tutup, otomatis
kebutuhan pokok saya di daerah takutnya ikut terkena imbas. Tahu dong
gimana hebatnya ilmu kepepet orang indo ini, bisa-bisa terjadi kerusuhan
demi memenuhi kebutuhan.
Udah terlihat kemaren warga Jakarta
langsung borong supermarket, terus gimana yang gak punya duit? Opsinya
kalau udah kepepet ya minta ke yang punya, atauuuu… Ah gak mau bayangin
saya.
Kalau pendapatmu bagaimana? Share di kolom komentar yuk!
0 Komentar