#TiapSaatUpdate, MERDEKA.COM - Gunung Anak Krakatau (GAK) kembali meletus pada dini hari. Warga di Jakarta mengatakan ia mendengar Babatan bergetar rumah kaca, konon dari letusan GAK.

Namun, beberapa warga mengatakan pantai selatan Banten tidak ada suara yang terdengar. Namun, warga di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, panik saat melihat ledakan GAK api berada di tengah laut.

"Jika booming mah klub suara, Denger enggak di sini mah. Biasanya Krakatau gemuruh suara. Jika api tampaknya, juga memiliki panik ngeliatnya. Warga juga panik. Tapi air laut surut normal," kata warga Usep Nah, pada Sabtu (11/4).

Usep tinggal dalam sekitar 500 meter dari pantai mengatakan sudah waktunya untuk mengetahui GAK ​​api meletus hanya melihat jelas terlihat dari daratan.

"Ini api sedikit lebih besar, bisbol biasanya kaya, besok di enam setengah dari pantai, itu enggak Keliat" katanya.

sementara warga perumahan Jamal tsunami (shelter) pada tahun 2018 dan Selat Sunda juga dijelaskan. Jamal mengungkapkan ia tidak mendengar pukulan dari GAK.

"Jika saya ga mendengar, mungkin suara mobil dan sepeda motor," kata Jamal.

Dengan cara yang sama, orang-orang yang tinggal di Distrik Kabupaten Serang Anyer, tidak ada suara yang terdengar GAK.

"Ya ruam, medsos lihat dalam gambar. Jika Anda mendengar suara bisbol. Selama malam saya saya sampai 03:30, bisbol mendengar apa-apa," katanya kecamatan Yunita Sari warga Waluran Anyer.

Kehadiran Masalah Kepala Humas Polda Pol Edi Sumardi Banten, Banten mendesak warga untuk tetap tenang dan tinggal waspada terhadap informasi yang diperoleh dan kebenaran mengkroscek pertama.

"Kami juga korban pendidikan umum, untuk tetap tenang dan waspada tentang masalah ini dan tidak panik," katanya.

Baca juga: Istri Glenn Fredly Menahan Rasa Sakit Kepergian Almarhum Sang Suami Tercinta

ERUPSI GUNUNG ANAK KRAKATAU | LAMPUNG | BOGOR | DEPOK | TANGERANG | BEKASI | JABODETABEK