#TiapSaat
Update - Pengacara Henry Indraguna mengatakan sahabatnya yang juga paranormal
Roy Kiyoshi mengalami 'mental distancing' dampak terlalu banyak pada tempat tinggal sejak pandemi Corona alias Covid-19.
Henry saat dikonfirmasi Jumat, mengatakan
Roy Kiyoshi mengalami gangguan tidak sanggup tidur lantaran mempunyai kemampuan menjadi anak indigo.
Gangguan tidur tadi semakin semakin tinggi intensitasnya semenjak berkerja dari rumah sebagai akibatnya akhirnya mengonsumsi obat tidur.
"Lantaran Roy memang terdapat kendala, permasalahan anak indigo yakni insomnia, perseteruan ini semakin berat sejak pandemi COVID-19. Ini lantaran beliau wajib kerja menurut tempat tinggal sebagai akibatnya akhirnya kena mental distancing," istilah Henry, Jumat, 8 Mei 2020.
Terkait hasil tes urine
Roy Kiyoshi yang dinyatakan positif benzo, Henry menyampaikan kandungan benzo tadi berasal dari obat tidur yg dikonsumsi sang Roy.
Henry meyakini Roy nir mengkonsumsi narkoba misalnya yang disangkakan. Barang bukti yg ditemukan petugas di rumah Roy, dari keterangan keluarga adalah obat tidur yang dikonsumsi berjenis dumolid dan jenis lainnya.
"Ya obat tidur mengandung benzo," ucapnya.
Menurut Henry, selama ini Roy berkonsultasi menggunakan dokter pribadinya yg ada di daerah Jakarta Selatan buat mengatasi gangguan tidurnya.
Roy mengonsumsi obat-obat tidur atas resep dokter. Namun, Henry belum bisa memastikan apakah barang bukti 21 butir obat jenis psikotropika yg ditemukan di rumah Roy didapat menurut resep dokter atau dibeli menggunakan cara daring.
"Kami sedang menunggu mampu berkomunikasi menggunakan Roy atau tidak, lantaran sampai saat ini kami belum sanggup berkomunikasi menggunakan Roy," kata Henry.
Henry mengaku, Jumat pagi kemarin Roy sempat mengirimkan pesan instan melalui whatsapp pada dirinya. Hanya menuliskan istilah 'Kakak' misalnya memanggil. Tapi saat dibalas dan ditanya lebih lanjut oleh Henry, Roy belum membalas.
Terkait gangguan mental distancing yang dialami Roy, dari Henry, dia telah 2 sampai 3 hari tidak mampu tidur.
"Kena mental distancing inilah enggak bisa tidur 2-3 hari makanya konsumsi obat tidur," kata Henry.
Ia menambahkan, sebagai anak indigo, Roy memang insomnia. Dan gangguan sulit tidur makin parah semenjak pandaemi menciptakan Roy alami stres sampai sulit tidur berhari-hari.
Roy ditangkap penyidik Satnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan pada rumahnya pada Cengkareng, Jakarta Barat dalam Rabu 6 Mei 2020 pukul 14.00 WIB karena dugaan penyalahgunaan narkoba.
Di rumahnya petugas menemukan 21 butir obat-obatan psikotropika terdiri dari 2 jenis. Hingga kini Roy masih menjalani pemeriksaan didampingi oleh keluargannya. Dan kepolisian juga sudah tetapkan statusnya sebagai tersangka.
PANDA POKER | PANDAHOKI88 | PANDA88 | PANDA88POKER | IDN POKER | IDN TERPERCAYA | IDN PONSEL | KARTU POKER | POKER ONLINE | JUDI POKER ONLINE | SITUS POKER | JUDI BOLA | TURNAMEN POKER | JUDI CAPSA | DOMINO ONLINE | JUDI PULSA
0 Komentar