#TiapSaatUpdate - Sejumlah karangan bunga menghiasi Mapolrestabes Bandung, Jawa Barat.

Setelah ditelusuri, karangan bunga itu dari dari beberapa komunitas transgender yang ada pada Jawa Barat.

Mereka mengucapkan terima kasih kepada aparat kepolisian Mapolrestabes Bandung yg sudah berhasil menangkap YouTuber Ferdian Paleka.

"Terima kasih pak polisi atas ditegakkannya keadilan bagi kaum minoritas," bunyi kalimat pada karangan bunga itu.

Baca juga: Ferdian Paleka: Ayah Sarankan Serahkan Diri, akan tetapi Saya Takut & Memilih Kabur

Seperti diketahui, warga  dibuat heboh menggunakan aksi prank bingkisan berisi sampah yang dilakukan YouTuber Ferdian Paleka.

Video prank terhadap sejumlah transgender pada Kota Bandung, Jawa Barat tadi segera sebagai viral.

Tak hanya itu, sehabis korban melapor ke polisi, Ferdian dan kawan-kawannya hilang bak ditelan bumi.

Ferdian dan temannya berinisial A pun masuk ke daftar pencarian orang alias DPO Polrestabes Bandung.

Baca juga: Gara-gara SMS "Sayang Besok Ketemu", Dua Pria Saling Pukul, Begini Ceritanya

Setelah tertangkap di jalan Tol Jakarta-Merak tepatnya KM 19 pada Jumat (8/lima/2020) dini hari, Ferdian segera digelandang ke Mapolrestabes Bandung.

Tak berselang usang, polisi memutuskan Ferdian menjadi tersangka dalam perkara tadi.

"Motifnya sendiri itu mengunggah atau mengembangkan nama baik pelapor menggunakan menerima laba followers menurut YouTube itu sendiri," kata Kapolrestabes Bandung Komisaris Besar Ulung Sampurna Jaya, dilansir berdasarkan Antara.

Polisi menjerat mereka menggunakan pasal berlapis, yakni Pasal 45 ayat 3 huruf e, Pasal 36 & Pasal 51 ayat 2 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Permintaan maaf Ferdian

Sementara itu, pada hadapan media, Ferdian meminta maaf atas ulahnya tersebut.

Dirinya mengaku, perbuatannya murni hanya hiburan dan tidak terdapat maksud lain.

"Saya minta maaf buat seluruh rakyat Indonesia, terutama masyarakat kota Bandung dan transpuan yg sudah aku  prank, menggunakan ngasih sembako isi sampah, saya sangat menyesal atas kelakuan saya, semoga saya dimaafkan," kata Ferdian sambil merapatkan kedua tangannya meminta maaf.

Dalam kesempatan itu, Ferdian pula mengungkapkan, ayahnya sebetulnya meminta dirinya buat menyerahkan diri.

Namun karena takut, Ferdian justru bersembunyi di Ogan Ilir, Palembang.

"Ayah aku  menyarankan aku  menyerahkan diri, saya panik, aku  takut karena poly orang berdatangan ke tempat tinggal   orangtua aku , jadi saya memilih kabur," istilah Ferdian, seperti dilansir Kompas TV.

"Kucing-kucingan" waktu PSBB

Menjadi buron polisi saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) corona, Ferdian berhasil mengelabui hingga bisa keluar wilayah Jawa Barat.

Seperti diketahui, berdasar berita polisi, Ferdian selama menjadi buron sempat bersembunyi pada Ogan Ilir, Palembang.

Menurut polisi, Ferdian berangkat menurut Bandung menuju Bogor. Kemudian, menyeberang ke Palembang melalui Pelabuhan Merak, Banten.

"Kelihatannya menyeberang memakai kapal feri," kata Erlangga.
Menurut Erlangga, terdapat kemungkinan Ferdian memanfaatkan kelengahan petugas jaga pos pengamanan PSBB.

Baca juga: Waria Kirim Karangan Bunga Apresiasi Penangkapan Ferdian Paleka
"Kemungkinan memanfaatkan waktu-waktu dalam waktu buka puasa & sahur, kan petugas bergantian nih yg jaga, ya syarat itu dimanfaatkan pelaku," ujar Erlangga di Mapolrestabes Bandung, Jumat.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung Ajun Komisaris Besar Galih Indragiri menyebut hal yang sama.

Menurut beliau, Ferdian mencari celah supaya bisa melarikan diri dan mengelabui petugas jaga pos PSBB pada Jabar.

"Itu sih pandai -pandai  dia saja main kucing-kucingan," ujar Galih.

Soal "Maaf akan tetapi Bohong"

Dalam kesempatan itu, YouTuber Ferdian Paleka mengklarifikasi, video permintaan maaf yg diakhiri kata "tapi dusta ", bukan terkait video prank sembako isi sampah.

Menurut Ferdian, video permintaan maaf yg sebenarnya hanya guyonan itu diunggah pada media umum dalam tahun kemudian.

"Itu (video) tahun kemarin, masalah sama keliru satu selebgram pula," istilah Ferdian waktu rilis penangkapan pada Mapolrestabes Bandung, Jumat (8/lima/2020) sore.

"Dan video itu hoaks semua, enggak ada yg benar," kata Ferdian sembari tertunduk.

PANDA POKER | PANDAHOKI88 | PANDA88 | PANDA88POKER | IDN POKER | IDN TERPERCAYA | IDN PONSEL | KARTU POKER | POKER ONLINE | JUDI POKER ONLINE | SITUS POKER | JUDI BOLA | TURNAMEN POKER | JUDI CAPSA | DOMINO ONLINE | JUDI PULSA